Berita

Politisi Demokrat, Abdullah Rasyid/Net

Politik

Politisi Demokrat: Yasonna Laoly Menyebar Berita Bohong Kepada Publik

JUMAT, 24 JANUARI 2020 | 00:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Berbedanya pernyataan para pemangku kebijakan mengenai keberadaan politisi PDIP, Harun Masiku yang menjadi tersangka dalam OTT Wahyu Setiawan menjadi wujud adanya kebohongan publik.

Diketahui, Dirjen Imigrasi, Ronny F. Sompie menyebut Harun sudah berada di tanah air sejak 7 Januari lalu. Namun Menkumham Yasonna Laoly serta ketua KPK, Firli Bahuri justru menyebut Harun di luar negeri.

“Ini membuktikan bahwa Menkumham, Yasonna Laoly dan Firli Ketua KPK telah menyebar berita bohong kepada publik soal keberadaan Harun Masiku,” kata politisi Partai Demokrat, Abdullah Rasyid dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (23/1).


Rasyid mengatakan, sikap keukeuh yang ditampilkan para pejabat publik itu sah saja menimbulkan kecurigaan dari warga.

“Yasonna sebelumnya berkukuh bahwa tersangka penyuap eks komisioner KPU Wahyu Setiawan itu masih berada di luar negeri,” demikian Rasyid.

Harun diketahui berada di Indonesia saat operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap mantan komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Hal itu diketahui berdasarkan rekamana kamera pengawas Bandara Soekarno Hatta.

Harun memang terbang ke Singapura pada tanggal (6/1). Namun selang sehari, atau Selasa (7/1) ia tertangkap kamera pengawas sudah kembali ke tanah air. Hal ini pun kemudian dibenarkan oleh pihak Imigrasi melalui konferensi pers beberapa waktu lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya