Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Mau Ambil Peran King Maker Di 2024

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 09:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya target lain di Pilpres 2024. Dia ingin tampil sebagai seorang “king maker” yang menjadi penentu kemenangan ajang tersebut.

Atas alasan itu, Jokowi sempat menyinggung nama mantan rivalnya, Sandiaga Uno sebagai calon kuat di Pilpres 2024.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (21/1).


"Jokowi sedang berusaha menyenangkan semua orang. Dia ingin jadi “king maker” nanti di 2024. Karena dia sudah tak bisa maju capres lagi," kata Ujang.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai perhelatan Pilpres 2024 masih terlampau jauh dan dinamika sewaktu-waktu berubah secara dinamis.

Karena itu, pujian Jokowi yang ditambahkan oleh Kepala Badan Intelegen Negara (BIN) Budi Gunawan bahwa Sandiaga calon kuat masih terlalu dini.

"Kan nanti calon yang representasi millinial bukan Sandiaga saja. Pasti nanti juga bermunculan. Kan tak ada jaminan semua milenial dukung Sandi. Masih terlalu jauh," katanya.

Lebih lanjut, Ujang menilai Sandiaga Uno masih tidak bisa dilepaskan dengan bayang-bayang dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Ini lantaran posisi Sandi yang kini sebagai Wakil ketua Dewan Pembina Gerindra.

"Itu kan anak buah Prabowo. Sandi saat ini ada dalam bayang-bayang Prabowo. Kalau Prabowonya maju sebagai capres dan Gerindra dan koalisi lain. Artinya Sandi perlu cari perahu lain?" demikian Ujang. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya