Berita

Fahira Idris/RMOL

Politik

Fahira Idris: Kalau Begini Terus, Sulit Indonesia Lari Jadi Negara Maju

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 09:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mimpi Indonesia menjadi kekuatan ekonomi baru dunia pada tahun 2045 seperti jauh panggang dari pada api. Hal ini jika melihat kondisi lima tahun terakhir bangsa.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengurai bahwa selama kurun waktu itu, yang terjadi hanyalah perpindahan kegaduhan dari satu ke yanglain.

“Kalau terus seperti ini, sulit bagi kita untuk fokus berlari menjadi negara maju,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/1).


Fahira mengingatkan bahwa pondasi utama ekonomi Indonesia sangat rapuh. Begitu juga dengan pengelolaan simpul-simpul ekonomi bangsa dalam BUMN.

Belum lagi jika melihat korupsi yang semakin merajalela, yang berpotensi menjadi penghambat pembangunan dan investasi.

“Pemberantasannya juga dinilai semakin melemah. Bukan mau pesimis, tetapi semua indikator kehidupan kita saat ini tidak mengembirakan,” tegasnya.

Kegaduhan-kegaduhan yang terjadi, sambungnya, tak jarang dipicu oleh kebijakan pemerintah. Dia lantas mencontohkan pembukaa kran impor yang deras di tahun 2019, mulai dari beras, gula, jagung, sampai baja.

“Bahkan beras diimpor saat petani sedang panen raya dan saat kapasitas gudang Bulog sudah berlebih yang akhirnya melahirkan kegaduhan,” terangnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya