Berita

Dua kandidat wagub DKI/Ist

Publika

Calon Wagub Anies

SENIN, 20 JANUARI 2020 | 18:46 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

SLOGAN  "Wagub Jatah PKS" merupakan self-fulfilling prophecy yang dimainkan grassroot radikal. Hari ini patah dengan keputusan dua calon wakil gubernur. Ditanda-tanganin pimpinan PKS dan Gerindra.

“Self-fulfilling prophecy” diciptakan Robert K. Merton. Bukan barang baru. Precursor konsepnya berasal dari kisah “Decline and Fall of the Roman Empire” karya Edward Gibbon.

Slogan bombastic "Wagub Jatah PKS" tidak punya landasan hukum. Berdasarkan Pasal 176 UU Pilkada, pengganti Wagub Sandiaga Uno diusulkan gabungan partai pengusung. Artinya satu dari Gerindra dan satu dari PKS.


Praxis grassroot radicals itu disebut Philosopher William James sebagai “The Will to Believe”.

Seandainya tidak dikoreksi maka akan tercipta Newcomb's paradox yang end-up pada logical fatalism.

Salut, hormat yang setinggi-tingginya kepada pimpinan DPW dan DPP PKS yang mengedepankan asas fairness. Tidak terintimidasi sloganist grassroot radikal yang mengidap oedipus rex effect.

Dua nama resmi diusulkan; A Riza Patria dan Nurmansyah Lubis. Dua-duanya putra terbaik.

Tapi hanya satu yang akan dipilih menjadi Anies Baswedan's sidekick. Semoga the best of the best yang akan terpilih.

Sidekick itu hendaknya jangan berkarakter guru agama. Ntar Anies Baswedan diceramahin soal teori moral. Kandidat Wagub harus bisa ngimbangin Anies Baswedan di persoalan tehnis dan politik.

In short, Calon-Sidekick ideal bagi Anies Baswedan adalah dia yang work in silent, tidak suka kamera, punya political base di Jakarta, diterima semua golongan, cerdas, bernyali, ngerti politik dan paham birokrasi.

Dan hanya satu nama yang memiliki semua kriteria itu. Dia adalah A Riza Patria.

Penulis adalah anggota Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya