Berita

Jokowi dan Sandiaga/Net

Politik

Pengamat: Jokowi Senang Dengan Sandiaga Karena Tidak Pernah Minta-Minta Jabatan

SENIN, 20 JANUARI 2020 | 05:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menyinggung sosok Sandiaga Salahuddin Uno sebagai kandidat kuat presiden di 2024 adalah wujud kekaguman Presiden Joko Widodo yang disampaikan secara terbuka.

Selama ini, Jokowi dinilai sudah kepincut dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut lantaran masih muda dan penuh prestasi.

"Pak Jokowi itu sejak 2014 senang dengan anak muda, entrepreneur yang sukses. Tapi karena politik kita oligarki, kadang-kadang di dalam kabinet itu tidak terealisasi (karena kepentingan parpol)," kata Director Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/1).


Sejatinya, kata Igor, Sandiaga layak masuk kabinet Jokowi-Maruf.

"Sandi bahkan menurut saya lebih potensial dibanding Nadiem Makarim (Mendikbud) dan Erick Thohir (Menteri BUMN). Tapi ia justru memilih balik lagi ke partai dan enggak mau masuk pemerintah," sambungnya.

Sikap inilah yang kemudian membuat Jokowi makin kagum dengan Sandiaga dan memprediksi menjadi sosok kuat di Pilpres 2024 mendatang. Terlebih, kata Igor, integritas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini sudah teruji.

"Sandi ini punya nilai lebih. Terahir ada kasus tokoh yang WA-nya bocor minta posisi komisaris, kalau Sandiaga tidak perlu minta-minta begitu, dia ditawari pun masih berada di luar pemerintah," jelasnya.

"Hal lain, Sandiaga memilih mundur Wagub. Sebenarnya bisa cuti (untuk Pilpres), tapi dia mundur dan setelah itu memilih balik ke Gerindra yang notabenenya sekarang koalisi pemerintah. Itu sangat diapresiasi Pak Jokowi," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya