Berita

Diskusi "Kasus Jiwasraya, Panja vs Pansus? di Jakarta/RMOL

Politik

PDIP: DPR Banyak Agenda, Perlukah Berpansus Ria Jiwasraya?

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perusahaan asuransi pelat merah PT Jiwasraya (Persero) mengalami permasalahan dalam hal pembayaran klaim kepada pelangganya.

Kejaksaan Agung RI pun telah menahan lima orang terkait dugaan korupsi Jiwasraya. Kelimanya adalah eks Dirut Jiwasraya Hendrisman dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

Selain itu tiga orang tersangka lainnya adalah bos PT Hanson International Benny Tjokropsaputro, eks Kadiv Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, serta Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat.


Polemik yang terjadi di asuransi pelat merah itu turut memunculkan wacana pembentukan panitia khusus (pansus) oleh DPR.

Belakangan, usulan pembentukan Pansus itu kian hilang. Hal itu menyusul adanya dorongan pimpinan DPR agar komisi terkait membentuk panitia kerja (panja) masing-masing.

Menanggapi hal ini, anggota DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus mengatakan saat ini baik Panja ataupun Pansus harus dilihat dari kebutuhannya.

"Saat ini saya kira Panja lebih utama. Perdebatan ini dilihat dari urgensinya. Ini bukan takut enggak takut. Tapi kita lihat urgensinya," ujarnya saat menjadi salah satu narasumber dalam diskusi publik bertema 'Kasus Jiwasraya, Panja vs Pansus?' yang di gelar di kawasan  Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (19/1).

Deddy menyatakan bahwa PDIP sesungguhnya bukan menolak keberadaan pansus Jiwasraya  melainkan menurutnya sampai sejauh panja telah berjalan di Rel yang benar.

"Kita harus melihat, penting enggak di titik ini kita berpansus Ria? Karena kita juga harus sadar DPR ini juga banyak agenda," tegasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya