Berita

Potongan gambar CCTV pria yang diduga Harun Masiku/Net

Politik

Iwan Sumule: Harun Masiku Tertangkap CCTV Bandara Soetta, Siapa Berbohong?

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 12:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberadaan caleg dari PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I, Harun Masiku yang diduga menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan masih menjadi teka-teki.

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Imigrasi kompak menyebut Harun Masiku ke luar negeri pada 6 Januari atau tepat 2 hari sebelum Wahyu ditangkap KPK pada tanggal 8 Januari.

Namun berdasarkan penelurusan salah satu media tanah air, disebutkan bahwa Harun Masiku telah kembali ke tanah air sebelum pencokokan Wahyu, tepatnya pada 7 Januari. Media ini melakukan penelusuran mulai dari bandara, apartemen, hingga kediaman Harun di Gowa, Sulawesi Selatan dan memastikan Harun ada di tanah air saat Wahyu ditangkap.


Kini publik semakin bertanya-tanya setelah rekaman CCTV bandara beredar. Dalam potongan gambar CCTV tersebut terpampang sosok pria berambut tipis dan berkacamata. Pria yang mengenakan sweater biru itu disebut-sebut sebagai Harun Masiku.

“Nah lho. Harun Masiku, kader PDIP yang jadi tersangka suap komisioner KPU, tertangkap CCTV masih berada di Indonesia saat OTT KPK dilakukan,” ujar Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule saat berbincang dengan redaksi, Minggu (19/1).

Iwan pun bertanya-tanya, siapa yang kini berbohong atas keberadaan Harun. Apakah KPK, Ditjen Imigrasi, atau media yang melakukan penelusuran.

Belum selesai sampai di situ. Ada juga kabar yang menyebut Harun ada di Jakarta dan sedang dicuci otak.

“Siapa jadinya yang berbohong? Dapat info, katanya lagi "dibrainstorming”. Iya nggak sih?” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya