Berita

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil/Twitter

Nusantara

Basuki Kerja Bareng Emil Tanggulangi Banjir Di Jawa Barat

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 03:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berkumpul bersama Bupati/Wali Kota daerah terdampak banjir pada awal 2020.

Tampak hadir Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin dan beberapa kepala daerah lainnya.

Berbagai pihak itu menggelar rapat koordinasi Rencana Aksi Penanggulangan Bencana di Gedung Sate, Kota Bandung.


Dalam rapat evaluasi dan rencana teknis preventif itu, dibahas seputar solusi penanggulangan banjir di Jabar secara komprehensif baik yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR, pemerintah provinsi, maupun kabupaten/kota.

Solusi yang dibahas mencakup perkembangan dan rencana pembangunan bendungan serta anggaran yang dibutuhkan.

“Hari ini para kepala daerah tedampak banjir di Jabar bersama Menteri PUPR hadir berkumpul di Gedung Sate untuk mengkoordinasikan rencana aksi,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Kamis (16/1).

“Kita akan melakukan rencana aksi, apa yang akan dilakukan, siapa bisa tingkat kota/kabupaten, provinsi, atau pemerintah pusat, kemudian apakah bendungan yang dibangun secepatnya, apakah normalisasi, pengerukan, dan lain-lain,” katanya.

Selain itu, dalam rapat tersebut pun dibahas seputar anggaran, yakni pemerintah akan mengebut aksi penanggulangan banjir sesuai dengan anggaran yang ada di Tahun 2020.

“Komitmen dari Kementerian (PUPR) sangat kuat untuk membereskan yang bisa dikebut di 2020. Insyaallah ini akan menjadi sebuah contoh ketanggapan dari pemerintah daerah yang bekerja sama dengan pemerintah pusat,” tandasnya. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya