Berita

Presiden Jokowi dan Sandiaga/Net

Politik

Prediksi Sandi Jadi Presiden, Pengamat: Jokowi Yang Sekarang Adalah Politisi Kawakan

RABU, 15 JANUARI 2020 | 22:07 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyinggung sosok kuat di Pilpres 2024 dalam pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2019-2022 disinyalir sengaja digulirkan sebagai bola liar.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyinggung mengenai kemungkinan Sandiaga Uno menjadi presiden di 2024.

"Jokowi itu bukan hanya pemimpin, tapi juga seorang politisi kawakan. Bisa jadi Jokowi sengaja melempar bola politik ke para tokoh yang berpeluang maju," kata Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/1).


Ia berpandangan, baik Sandiaga dan Prabowo Subianto sama-sama memiliki peluang untuk kembali mencalonkan diri di Pilpres 2024.

Namun dalam hal penyampaian yang menyinggung nama Sandi, jelas Ramses, makin menunjukkan posisi presiden yang saat ini tanpa beban politik. Meski harus diakui, yang disampaikan Jokowi di depan kader HIPMI cenderung ke arah motivasi, bukan politik.

"Saat ini, dia bebas berucap sepanjang dalam konteks motivasi. Kan beda dukungan politik dan dorongan motivasi," tegasnya.

"Felling saya, 2024 Jokowi tampil cantik alias netral. Dia ingin didaulat sebagai bapak bangsa meski dia dari PDIP," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya