Berita

Machfud Arifin/RMOLJatim

Nusantara

Merapat Ke Gerindra-PAN, Eks Kapolda Jatim Siap Rebut Kursi Surabaya 1

SELASA, 14 JANUARI 2020 | 00:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usai merangkul Partai Gerindra, kini Eks Kapolda Jawa Timur, Machfud Arifin juga mendekati DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surabaya.

Tujuan Machfud merapat ke Gerindra dan PAN adalah untuk mengusungnya maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya tahun 2020.

Ketika ditanya apakah langkah yang dilakukan ini merupakan sebuah rencana 'pengeroyokan' terhadap PDI Perjuangan.


Dengan tegas mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur Pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres ini menyangkalnya.

"Saya berharap, semuanya jadi satu. Enggaklah bukan keroyok PDI Perjuangan," tepis mantan Kapolda Jatim dikutip Kantor Berita RMOLJatim saat silaturahmi dengan DPD PAN Surabaya di rumah makan Mayjend Sungkono Surabaya, Senin (13/1).

Machfud menjelaskan, dirinya tidak ada niatan maju dalam Pilwali Kota Surabaya pada September 2020 nanti. Namun demikian, ia tak bisa mengelak bila ditunjuk beberapa partai, untuk maju dalam Pilwali Surabaya tahun ini.

"Saya tidak pernah punya pemikiran jadi Wali Kota. Ini bener-bener enggak ada. Setelah saya jadi Kapolda, saya maunya selesai. Eh enggak tahunya diperintah jadi ketua TKD Jatim. Oke lah ini sebagai kesimpulan pengabdian saja, apalagi saya selama dinas itu ada penilaian positif dari banyak pihak, termasuk pemilihan partai-partai ini kan enggak gampang untuk jadi TKD," kelitnya.

Selain itu, Mahfud menjelaskan, PAN masih tidak berpeluang mengusung Bacawali (Bakal calon Wali Kota) Surabaya. Karena PAN saat ini punya 3 kursi saja. Namun sebelumnya, ia sudah merangkul Gerindra.

Saat ditanya perihal kesepakatan apa dengan dua partai tersebut, yakni Partai Gerindra dan PAN, Mahfud masih merahasiakan.

Bahkan melalui kabar yang tersiar sebelumnya, dirinya juga merapat ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Nanti ada waktunya, saya tidak mau mendahului. Yang pasti pada hari ini saya hanya bersilaturahmi ke PAN. Kemarin Gerindra," tandasnya.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya