Berita

Infografis banjir dari tahun ke tahun/Net

Nusantara

Berkaca Banjir 2020, Kinerja Pemprov DKI Lebih Baik Dibanding Era Sebelumnya

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 13:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Bencana alam banjir tak bisa dipungkiri sudah menjadi langganan bagi warga Ibukota Jakarta. Antisipasi Pemerintah Provinsi DKI pun menjadi kunci agar masyarakat tak terdampak banjir dari tahun ke tahun ini.

Namun berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Bappenas, dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), penanganan banjir tahun 2020 oleh Pemprov DKI era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Banjir 2020 memiliki curah hujan yang cukup tinggi perharinya, yakni 377 m. Namun banjir 2020 hanya menggenangi luas area 156 Km dengan jumlah RW tergenang sekitar 390. Banjir tahun ini juga tidak menyebabkan lumpuhnya area strategis seperti Bundaran HI hingga jalan Thamrin.


Berbeda dengan banjir yang terjadi pada tahun 2013 dan 2015. Dengan curah hujan yang lebih rendah dari tahun 2020, yakni sekitar 100 mm dan 277 mm perhari, menyebabkan luas area tergenang 240 km dan 281 km.

Banjir yang terjadi di tahun 2013 dan 2015 sendiri juga menyebabkan sekitar 599 dan 702 RW tergenang di Jakarta. Banjir yang terjadi di pada tahun 2013 dan 2015 juga berdampak ke area strategis ibukota.

Pada banjir tahun 2020 ini, jumlah lokasi pengungsian hanya 269 lokasi dengan korban jiwa meninggal 19 orang. Berbeda dengan tahun 2013 dan 2015 yang mencapai 1.250 dan 409 lokasi pengunsian. Banjir yang terjadi di tahun 2013 dan 2015 sendiri memakan korban jiwa 40 dan 5 orang.

Waktu surut banjir di tahun 2020 juga menunjukan hasil positif lantaran hanya perlu memakan waktu selama 4 hari. Berbeda dengan banjir yang terjadi di tahun 2013 dan 2015 yang memerlukan waktu selama 7 hari.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya