Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Jiexpo Kemayoran/RMOL

Politik

Terserang Diare, Hasto Ngaku Tidak Tahu Keberadaan Stafnya

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 21:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku tidak tahu keberadaan Stafnya yang dikabarkan tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu lantaran dia sempat mengalami sakit diare sebelum datang ke lokasi Rakernas I PDIP di JIExpo Kemayoran.

Demikian pengakuan Hasto saat dikonfirmasi wartawan terkait dugaan Stafnya yang diduga terlibat kasus suap bersama Komisioner KPU Wahyu Setiawan, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/1).


"Saya tidak mengetahui karena sakit diare tadi, sehingga dalam konteks seperti ini kami fokus dalam persiapan HUT ke-47 dan Rakernas yang pertama," kata Hasto.

Hasto juga membantah bahwa dirinya pada Rabu (8/1) kemarin sempat bertandang ke PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebelum dirinya ke JIExpo meninjau langsung Rakernas PDIP.

Ia mengaku pada Rabu kemarin hanya bertemu Pemimpin Redaksi (Pemred) beberapa media menyoal persiapan Rakernas I dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 PDIP.

"Saya kemarin bertemu para Pemred karena saya menyampaikan bagaimana informasi terkait dengan HUT dan Rakernas ini," demikian Hasto.

Sebelumnya, dikabarkan ruangan Hasto sempat didatangi Tim Satgas KPK. Namun, saat ini tengah berada di kawasan JIExpo Kemayoran Jakarta untuk memantau Rakernas I DPP PDIP.

Hasto yang juga anak buah Megawati ini membantah bahwa kantornya telah digeledah oleh Tim Satgas KPK. Penggeledahan dilakukan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Wahyu diduga terjerat suap bersama beberapa orang kader PDIP.

Salah stau staf Hasto Saegul Bahri ditetapkan tersangka oleh KPK sebagai pemberi suap kepada komisoner KPU RI Wahyu Setiawan. Saeful bersama Harun Masiku yang berkeinginan merebut kursi panas DPR RI milik almarhum Nazarudin Kiemas yang meninggal sebulan sebelum Pemilu. Saat ini kuris DPR RI dapil Sumsel 1 itu diisi oleh Riezky Aprilia yang juga mantan Bupati Lubuk Linggau.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya