Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Beredar Kabar, Internal PDIP Sudah Membicarakan Siapa Pengganti Hasto

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 17:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beredar kabar di internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sedang menggodog kemungkinan mengganti Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto.

Kemungkinan pergantian Sekjen ini menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap komisioner KPU Wahyu Setiawan, Rabu siang (8/1).

Dalam OTT itu, Wahyu Setiawan dikabarkan terjaring bersama 3 politisi yang dua diantaranya adalah staf Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.


Pada pagi tadi, kantor partai berlogo banteng moncong putih yang terletak Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta didatangi para pewarta. Mereka datang untuk mengkonfirmasi kebenaran kabar bahwa ruang Hasto akan digeledah oleh lembaga antirasuah.

Pertanyaan besar yang belakangan muncul adalah di mana Hasto Kristiyanto berada. Pasalnya, PDIP yang siang ini menggelar gladi resik HUT ke-47 dan Rakernas I di JIExpo Kemayoran, tidak dihadiri Hasto.

Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun mengaku tidak tahu dimana Hasto berada saat ini.

"Saya tidak tahu, belum tahu posisi Pak Sekjen," ujar Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/1).

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat mendapat informasi bahwa Hasto mengalami gangguan pencernaan.

"Pak Hasto tadi informasi dia kena diare, karena kecapean kali ya," ujar Djarot disela gladi resik.

Plt Jurubicara KPK Ipi Maryati kepada awak media, Kamis sore, (9/1) menjelaskan, detail kasus OTT yang menjerat Wahyu Setiawan akan disampaikan pada Kamis malam (9/1). 

KPK menangkap Wahyu Setiawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu kemarin (8/1).  Diduga OTT itu terkait dengan Kursi Panas Pemilu Legislatif Dapil Sumatera Selatan I, yang ditinggalkan almarhum Nazarudin Kiemas sebagai salah seorang Caleg dari PDI Perjuangan.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya