Berita

Aparat kepolisian tampak berada di Kantor DPP PDIP/RMOL

Politik

Ada Keramaian, Kapolsek Menteng 'Loncat' Dari PPP Ke PDIP

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 16:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Guntur Muhammad Tariq membantah bahwa pihaknya melakukan pengamanan Kantor DPP PDIP, yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/1).

Hal itu berkenaan dengan kabar yang beredar akan digeledahnya ruangan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penggeledahan tersebut merupakan rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Kita tidak ada pengamanan di kantor PDIP. Kita pengamanan di kantor PPP. Anggota (kepolisian) yang di PPP bertanya, di PDIP ada sedikit keramaian, makanya pengecekan," kata Guntur saat dikonfirmasi wartawan sesaat lalu.


Guntur mengurai, pihaknya bersama anggota hanya melakukan pengamanan di kantor DPP PPP yang letaknya persis di samping kantor DPP PDIP. Pengamanan telah dilakukan sejak satu tahun terakhir terkait sengketa partai berlambang kabah.

"Kita jaga PPP karena mereka ada konflik internal udah hampir setahun," singkatnya.

Kendati begitu, Guntur membenarkan bahwa dirinya masuk ke dalam kantor DPP PDIP untuk sekadar mengecek.

"Saya sebagai Kapolsek wajib tau dong. Abis itu saya keluar karena bukan kepentingan saya," kata Guntur.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi pada pukul 14.40 WIB, segerombolan anggota kepolisian kembali memasuki kantor DPP PDIP. Namun, hal itu dibantah oleh Guntur.

Ia memastikan tidak ada lagi aparat kepolisian yang memasuki markas banteng moncong putih.

"Gak ada, enggak ada, kita gak ada pengamanan," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya