Berita

Ayatollah Sayyid Ali Khamenei/Net

Dunia

Ali Khamenei: Inti Tamparan Iran, Kehadiran AS Di Kawasan Harus Diakhiri

RABU, 08 JANUARI 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah melakukan serangan balasan ke dua pangkalan militer Amerika Serikat di Irak, pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei memberikan pernyataan di depan publik.

Dalam pernyataan yang disiarkan secara langsung oleh televisi Iran tersebut, Khamenei mengatakan serangan yang dilakukannya ke pangkalan militer AS di al Asad dan Erbil pada Rabu dinihari (8/1) hanyalah sebuah tamparan.

"Sebuah tamparan diberikan semalam, tetapi yang penting adalah bahwa kehadiran Amerika yang menghasut di kawasan itu harus diakhiri," ujarnya di depan publik di Teheran, Iran seperti dimuat Press TV.


Khamenei mengungkapkan Iran cukup siap untuk menghadapi intimidasi yang dilakukan oleh kekuatan global.

Dia juga mendukung keputusan parlemen Irak yang mengeluarkan resolusi yang mengharuskan pasukan asing, termasuk AS pergi dari wilayahnya.

Sementara dinihari tadi, dikabarkan oleh pihak Irak bahwa sebanyak 22 rudal telah ditembakkan ke dua pangkalan milliter AS di Irak. Tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut karena AS telah memberikan alarm peringatan dini kepada pasukannya.

Serangan tersebut merupakan aksi balasan atas dibunuhnya Komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, Letjen Qasem Soleimani dalam serangan drone MQ-9 Reaper yang diperintahkan oleh Presiden AS Donald Trump pada Jumat dini hari lalu (3/1). 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya