Berita

Ayatollah Ali Khamenei/Net

Global

Mengulas Serangan Rudal Iran Saat Khamenei Jadi Commander In Chief

RABU, 08 JANUARI 2020 | 09:57 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

RMOL. Serangan militer balasan Iran sebagai balas dendam atas terbunuhnya Letnan Jenderal Qassem Soleimani baru saja dilaksanakan, Rabu 8 Januari 2020.

Bukan Presiden Iran Hassan Rouhani yang memberi komando soal teknis serangan.

Tapi Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang menjadi Panglima Tertinggi atau Commander In Chief dalam serangan militer balasan ini.


Dalam serangan perdana ini, Iran menembakkan puluhan rudal balistik, 10 rudal menghajar Airbase Al Asad di Irak.

Sejauh ini tidak ada korban jiwa di pihak AS.

Lalu, 1 rudal jatuh di dekat Bandara Erbil di Irak, namun tidak ada kerusakan.

Dicatat juga bahwa 4 rudal Iran gagal mengenai sasaran pada serangan perdana ini.

Apa yang bisa diulas dari serangan perdana ini?

Yang sangat kental dari serangan perdana Iran ini adalah "suasana emosional" yang sangat mengharu biru atas gugurnya Soleimani, terlihat jelas sekali.

Khamenei, hanya ingin menunjukkan, poin utama serangan balasan ini adalah membalas kematian anak emas atau Jenderal yang sangat ia sayangi.

Sehingga, sebagai pemanasan awal, rudal Iran menghantami pangkalan militer Amerika yang jaraknya terdekat dengan lokasi terbunuhnya Soleimani.

Iran, sengaja tidak menghantami pangkalan militer yang di dalamnya terdapat banyak prajurit militer, baik itu pasukan Irak, pasukan koalisi dan pasukan Amerika.

Padahal kalau Iran mau, mereka bisa menghajar pangkalan militer yang isinya ratusan atau ribuan pasukan militer.

Khamenei, tidak mau sembarang membunuh.

Khamenei tampaknya sengaja membuat serangan ini harus punya bobot psikologis yang sangat amat berat untuk Amerika, tanpa perlu memakan korban jiwa dalam serangan perdana ini.

Terbukti, Presiden AS Donald Trump beserta tim keamanan nasionalnya, sudah langsung tergopoh-gopoh masuk ke Situation Room, tempat monitoring operasi militer Amerika.

Jika bukan Khamenei yang bertindak sebagai Commander In Chief, taruhlah misalnya diserahkan kepada kalangan militer Iran yang isinya adalah sahabat, bawahan dan loyalis Soleimani. Mereka akan menghajar sangat sadis dengan target harus sebanyak mungkin korban jiwa berjatuhan di pihak militer Amerika.

Yang dapat disampaikan disini adalah perang hanya akan menimbulkan kematian dan kehancuran.

Mari menahan diri. Jangan larut dalam murka yang menyala-nyala.

Agar dunia ini dapat menjadi tempat yang sungguh baik, aman dan nyaman untuk semua orang.

Seperti lirik lagu Michael Jackson ini:

Heal the world
Make it a better place
For you and for me
And the entire human race
There are people dying
If you care enough for the living
Make it a better place
For you and for me
.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya