Berita

Ace Hasan Syadzily bersama anak-anak korban banjir/Ist

Politik

Tinjau Banjir Bandang Padalarang, Ace Hasan: Bantuan Harus Fokus Pada Alat Pendidikan Anak

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah harus bisa prioritaskan bantuan untuk korban bencana alam pada perlengkapan dan alat-alat pendidikan untuk anak-anak.

Hal itu disampaikannya Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily saat meninjau daerah yang terdampak banjir bandang desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (5/1).

Banjir bandang di Desa Cipeundeuy, Padalarang, ini telah merusak 33 rumah dan merendam 77 KK sehingga harus mengungsikan 300 jiwa.


Ace dalam kunjungannya berfokus pada korban anak-anak sekolah yang akan aktif masuk kembali pada Senin (6/1) besok setelah libur semester.

"Laporan dari ketua RT, paling sedikit ada 44 orang anak sekolah yang kehilangan pakaian seragam dan perlengkapan sekolah yang lain terendam banjir bandang pada awal tahun 2020 ini," ujar Ace.

Ace Hasan juga turut berbaur bersama anak-anak yang mendapatkan layanan psikososial agar tidak mengalami trauma akibat bencana banjir bandang ini. Dalam dialog dengan anak-anak tersebut, Ace meminta kepada anak-anak untuk tetap belajar dan bersekolah sebagaimana biasa.

“Anak-anak harus tetap sekolah ya besok!Walaupun tidak menggunakan seragam, ya tidak apa-apa," kata politisi Partai Golkar.

Banjir tersebut disebabkan jebolan di sepadan kali Cihaur. Untuk itu, Ace berkomunikasi dengan Deputi Penanganan BNPB, Dody Roswandi, untuk segera direhabilitasi sesegara mungkin.

“Komitmennya, BNPB sore atau besok akan menurunkan Tim untuk mendata tingkat kerusakan di desa Cipeundeuy ini," katanya.

Ace bersama Kementerian Sosial dalam kunjungan itu juga menyerahkan bantuan bagi masyarakat berupa 200 makanan paket siap saji, makanan anak 100 paket, mie instan 6000 bungkus, selimut 50 buah, 30 tenda gulung, 50 kasur lipat, 40 family kids, 40 kids ware dan 200 paket lauk pauk.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya