Berita

Seorang wanita yang menolak untuk berjabat tangan dengan PM Scott Morrison/Net

Dunia

Warga Kepada PM Australia: Anda Harusnya Malu!

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kunjungan Perdana Menteri Australia Scott Morrison ke pemukiman penduduk di Kota Cobargo yang terdampak kebakaran hutan tidak mendapat sambutan baik.

Morrison melakukan kunjungan ke Desa Cobargo, New South Walles, Kamis (2/1).

Alih-alih bisa mendapatkan momen simpati, Morrison justru mendapatkan caci maki dari para waga setempat karena dianggap tidak mengambil tindakan atas karhutla wilayah itu.


"Saya hanya akan menjabat tangan Anda jika Anda memberikan lebih banyak dana kepada RFS (Rural Fire Service)," ujar seorang wanita yang tampaknya tengah mengandung ketika Morrison mengulurkan tangannya.

Seakan tidak mendengar wanita tersebut, dalam video yang tersebar di media sosial, terlihat Morrison kemudian mengambil tangan wanita itu dan menjabat tangannya dengan paksa.

"Begitu banyak orang di sini kehilangan rumah," ujar wanita tersebut seperti dimuat HuffPost.

Menimpali wanita tersebut, seorang pria berteriak.

"Anda tidak akan mendapatkan suara apa pun di sini, sobat. Kembali ke Kirribilli. Kita mungkin membakar itu! Saya tidak melihat Kirribilli terbakar setelah kembang api!" katanya.

Kirribilli di wilayah Sydney adalah tempat tinggal Morrison. Pada malam tahun baru, pelabuhan di sana menampilkan kembang api dengan meriah sementara api masih berkobar di New South Wales.

Dengan sambutan tidak baik ini, Morrison kemudian bergegas kembali ke mobilnya sementara warga masih meneriakinya dengan "Anda harusnya malu".

Selain menghanguskan lebih dari 1.200 rumah, karhutla di New South Walles juga telah menewaskan setidaknya 17 orang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya