Berita

Din Syamsuddin/Net

Politik

Giliran Muhammadiyah Ungkit Utang Rp 1,2 T Pemerintah

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 14:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ormas Islam terbesar Indonesia mulai ramai mengungkit utang pemerintah. Nahdlatul Ulama sudah lebih dulu menagih. Melalui Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, NU menagih janji Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mencairkan kredit rumah murah sebesar Rp 1,5 triliun.

Kali ini giliran Muhammadiyah yang ikut mengungkit utang pemerintah. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan bahwa pemerintah punya utang sebesar Rp 1,2 triliun pada ormas Islam pertama Indonesia itu.

Besaran itu bukan utang janji, melainkan berupa tanggungan BPJS di seluruh rumah sakit milik Muhammadiyah yang belum dibayar pemerintah.


Meski demikian, Din memastikan Muhammadiyah tidak menggebu-gebu dalam menagih utang. Sebab pada prinsipnya, Muhammadiyah selalu berusaha memberi yang terbaik. 

“Itulah sifat Muhammadiyah, selalu memberi dan melayani. Tidak meminta-minta apalagi mengemis,” ujarnya ketika memberi ceramah dalam acara Milad Ke-61 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Launching Count Down Menuju Muktamar di Solo, Sabtu (28/12).

Muhammadiyah memang sudah seharusnya memberi sumbangsih untuk Indonesia. Sebab, kata Din, Muhammadiyah telah menyepakati negara Pancasila sebagai darul ahdi wa syahadah.

“Dengan demikian, Muhammadiyah harus berkorban untuk Indonesia. Persyarikatan harus bisa menjadi kekuatan yang bermanfaat bagi negeri ini,” ujar Ketua Dewan Pertimbangan MUI itu.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya