Berita

Ilustrasi latihan militer/Net

Dunia

Tingkatkan Kerja Sama Dan Kemampuan, China Mulai Latihan Militer Di Teluk Oman Bersama Rusia Dan Iran

JUMAT, 27 DESEMBER 2019 | 17:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer China terus mengasah kemampuan mereka. Hal ini terlihat dari latihan militer gabungan antara China, Rusia, dan Iran di Teluk Oman, bagian timur Teluk Persia.

Jurubicara Kementerian Pertahanan China pada Kamis (26/12) mengungkapkan, latihan dimulai pada hari ini, Jumat (27/12) hingga Senin (30/12).

Kolonel Senior Wu Qian mengatakan kepada wartawan, Angkatan Laut People Liberation Army (PLA) mengirim kapal perusak berpemandu misil, Xining, dalam latihan militer tersebut.


"Latihan bersama adalah untuk memperdalam pertukaran dan kerja sama di antara ketiga angkatan laut," ujar Wu seperti dikutip dari situs resmi pemerintah China.

Selain itu, latihan tersebut juga bertujuan untuk menunjukkan kemauan dan kemampuan militer ketiga negara untuk bersama-sama menjaga perdamaian dunia dan keamanan maritim, serta membangun komunitas maritim dengan masa depan bersama.

Wu menambahkan, latihan bersama tersebut tidak menargetkan negara atau wilayah manapun, termasuk tidak menanggapi insiden yang terjadi baru-baru ini.

Pernyataan Wu tersebut merujuk kepada koalisi maritim yang dipimpin Amerika Serikat di Teluk Persia dengan tujuan untuk mengamankan perairan internasional dari serangan Iran.

Dalam koalisi maritim AS terdapat beberapa negara seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Australia, Inggris, Korea Selatan, hingga Bahrain.

Tahun ini, China sendiri melakukan total 41 latihan bersama dengan tentara internasional dari lebih dari 30 negara untuk meningkatkan kemampuan tempurnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya