Berita

Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution/RMOLSumut

Politik

Pengamat: Akhyar Punya Karakter "Anak Medan" Untuk Jadi Walikota

JUMAT, 27 DESEMBER 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Arifin Saleh Siregar mengatakan, Akhyar Nasution punya dua modal yang membuatnya layak didukung maju Pilkada Medan 2020.

Pertama, saat ini Akhyar sedang menjabat Plt Walikota Medan. Kedua Akhyar dinilai memiliki karakter khas Anak Medan.

Menurut Arifin, karakter Anak Medan itu lugas, tegas, dan berani. Akhyar bisa digolongkan berani, baik selama menjadi Anggota DPRD Medan periode 1999-2004 maupun saat menjadi Plt Walikota Medan.


Akhyar juga lugas. Itu sering terlihat dalam pemberitaan di media massa cetak, online, maupun elektronik.

“Karakter anak Medan itu salah satunya, ya seperti itu, berani berbicara, berani bertindak, dan tetap bermusyawarah ketika kebijakan itu lahir,” katanya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Selain itu, Akhyar juga tampil sederhana dan masuk ke semua kalangan, baik kalangan atas hingga ke bawah. Inilah yang semakin menguatkan karakter anak Medan bagi Akhyar.

“Saya sangat yakin warga Medan menginginkan sosok yang berkarakter,” ujar Dekan FISIP UMSU tersebut.

Secara karier politik, Akhyar juga konsisten dalam berpartai. Walaupun tak memiliki jabatan kepengurusan dan jabatan lainnya, Akhyar selalu konsisten berpartai.

“Politikus seperti Akhyar ini bertipe setia. Ia sudah menujukkan loyalitasnya terhadap partai dan bersikap dalam karier politiknya. Saya yakin loyalitas Akhyar dalam bersikap, baik di partainya sendiri PDIP dan partai lainnya menjadi modal yang kuat bagi Akhyar,” imbuhnya.

Dari pengamatan selama ini, menurut Arifin, Akhyar memiliki perjalanan karier yang baik dalam bekerja dan berhubungan dengan semua kelompok masyarakat. Baik itu kelompok agama, kelompok kepemudaan, akademis, dan marga-marga. Akhyar dinilai mampu bergaul tanpa membeda-bedakan dan selalu bersikap baik.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya