Berita

Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI/RMOL

Nusantara

Pleno Dewan Pertimbangan MUI Bahas Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 15:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rapat pleno ke-46 Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) membahas hal-hal strategis sekaligus persiapan menjelang Kongres Umat Islam Indonesia (KUII). KUII akan digelar pada Februari 2020 mendatang dengan mengusung tema "Memperkuat Arah Baru Perjuangan Umat Islam Lima Tahun Kedepan".

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin disela-sela rapat pleno, di Kantor MUI Pusat, Kamis (26/12).

"Bagaimana umat Islam menghadapi dinamika Indonesia dan mengisi Indonesia kedepan," ujar Din.


Ia juga sempat bercerita tentang penyelenggaraan KUII tahun-tahun sebelumnya. Ia menuturkan KUII kali pertama digelar oleh MUI pada era reformasi 1999 hingga saat ini menginjak KUII ke-7 yang akan digelar dalam waktu dekat.

Din mengurai, kongres lima tahun sekali ini antara lain akan membahas sosial politik, ekonomi, budaya, hukum, keislaman dan keIndonesiaan.

"Salah satunya kita merumuskan strategi kebudayaan umat Islam untuk mengisi Indonesia," kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Hal senada juga disampaikan Sekertaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Noor Achmad. Dia membenarkan pernyataan Din Syamsuddin yang kerap menyuarakan Indonesia tengah menghadapi persoalan yang begitu kompleks.

"Seperti yang sering sudah kita dengar dari Prof Din, bahwa selama ini telah terjadi distorsi, deviasi, disorientasi terhadap cita-cita bangsa," demikian Noor menambahkan.

Turut hadir dalam Rapat antara lain Sekertaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Noor Achmad, Guru Besar UIN Syarief Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra, Sekjen MUI Anwar Abbas dan para anggota Dewan Pertimbangan MUI yang lainnya, dan perwakilan dari Ormas Islam Indonesia.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya