Berita

Ilustrasi pengeboman/Net

Dunia

Balas Roket Hamas, Jet Tempur Dan Helikopter Israel Serang Jalur Gaza

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi saling balas serangan kembali terjadi di Jalur Gaza. Israel membalas kiriman roket dari Gaza, Palestina, pada Rabu malam (25/12) dengan sebuah serangan udara. Meski tidak ada klaim langsung, namun Israel meyakini roket tersebut dikirim oleh kelompok militan Hamas.

Roket dari arah Jalur Gaza disebut menargetkan tempat kampanye Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang tengah berupaya mempertahankan kepemimpinannya di Partai Likud. Hanya beberapa jam setelah roket diluncurkan, Israel Defence Force (IDF) mengirim jet tempur dan helikopternya untuk menyerang Gaza pada Kamis pagi (26/12).

Belum ada laporan mengenai kerusakan dan korban jiwa dari pihak Hamas dalam serangan balasan tersebut. Namun The Time of Israel melaporkan, menurut IDF serangan balasan tersebut berhasil mengenai beberapa sasaran milik kelompok Hamas, termasuk sebuah komplek militer.


Meski serangan roket berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome pada Rabu malam, Netanyahu yang berada di tengah kampanye di Ashkelon, pesisir Laut Tengah harus dievakuasi. Ini adalah kali kedua Netanyahu dievakuasi setelah pada September lalu, sebuah roket pernah diarahkan kepadanya saat kampanye di wilayah selatan Israel.

Hanya 15 menit setelah dievakuasi, Netanyahu kembali ke panggung dan melanjutkan kampanyenya.

"Orang yang menembakkan roket tadi tidak lagi bersama kita. Orang yang melakukannya kali ini harus mulai mengepak barang-barang mereka," ujar Netanyahu.

Pernyataan Netanyahu tersebut merujuk pada tewasnya pemimpin kelompok jihad Islam Palestina, Baha Abu al-Ata dalam operasi militer Israel pada bulan lalu. Al-Ata diyakini menjadi dalang atas serangan roket pada September, sepekan sebelum pemilihan umum di Israel.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya