Berita

Menteri Pendidikan Italia Lorenzo Fioramonti/Net

Dunia

Anggaran Kurang, Menteri Pendidikan Mengundurkan Diri

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 09:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pendidikan Italia, Lorenzo Fioramonti resmi mengundurkan diri pada Rabu (25/12) setelah mengajukan surat permohonan kepada Perdana Menteri Giuseppe Conte.

Dalam suratnya, Fioramonti mengungkapkan alasan pengunduran dirinya, yaitu kurangnya anggaran dana pendidikan.

Surat kabar Italia La Repubblica melaporkan, Fioramonti mengajukan surat pengunduran dirinya pada Selasa (23/12) dan bersikeras bahwa keputusannya itu tidak dapat diganggu gugat.


Sebelum mengundurkan diri, tepatnya pada September ketika parlemen baru dilantik, Fioramonti mengancam akan mundur jika anggaran dana mendidikan dinaikkan menjadi 3 miliar euro atau Rp 46  triliun (Rp 15.495/euro) untuk tahun depan guna meningkatkan infrastruktur sekolah dan universitas negeri.

Sayangnya, partai koalisi pemerintah sayap tengah-kiri, Gerakan Bintang Lima (M5S) dan Partai Demokrat tidak meloloskan proposal tersebut.

Dikatakan oleh pihak Fioramonti, kegagalan koalisi ini membuktikan bahwa M5S sudah tidak lagi mapan. Terlebih saat ini di dalam internal partai tersebut, terjadi pergejolakan dengan naiknya Luigi Di Maio sebagai ketua partai.

Pengunduran diri Fioramonti juga dianggap telah memperkeruh suasana. Kondisi politik dalam negeri seperti perselisihan partai dan kondisi global seperti zona euro serta imigrasi sendiri sudah membuat Italia kewalahan. 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya