Berita

WNA yang sempat masuk DPT dalam Pemilu 2019/Net

Politik

Antisipasi WNA Masuk DPT, KPU Kabupaten Bandung Lakukan Penyisiran Ulang

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 09:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

KPU Kabupaten Bandung akan melakukan pencermatan data dalam perumusan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2020. Pencermatan data dalam perumusan DPT ini penting dilakukan untuk mengantisipasi adanya Warga Negara Asing (WNA) mendapatkan hak pilih.

Komisioner KPU Kabupaten Bandung Supriatna menyatakan, pihaknya akan menyisir seluruh masyarakat yang tinggal di Kabupaten Bandung. Mereka yang disisir adalah masyarakat asing yang tidak memiliki hak pilih.

“Seperti WNA yang pernah terdeteksi dalam Pemilu 2019,” ujar Supriatna kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (25/12).


Usai penyelenggaraan Pemilu 2019, KPU Kabupaten Bandung memang terus melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang. Supriatna pun memastikan tak akan ada lagi WNA yang masuk DPT pada Pilkada 2020 mendatang.

Dari catatan Pemilu 2019, ada 4 WNA yang masuk DPT. Yakni Bruce Royden Ogle asal Amerika Serikat (tinggal di Cimaung), Cecile M Rutilas dari Filipina (Margahayu), Shin Hee Soo asal Korea (Margaasih), Silvia Rogenmoser dari Swiss (Margahayu).

Namun demikian, Supriatna membantah bila KPU kecolongan ketika menetapkan DPT Pemilu 2019 lantaran ada WNA yang tinggal di Kabupaten Bandung masuk daftar pemilih. Hal tersebut dinilainya sebagai kesalahan teknis semata.

“Itu lebih ke persoalan teknis pendataan dan penginputan. Tapi sudah kami hapus (nama-nama WNA) ketika terdeteksi, jadi di hari H (Pemilu 2019) sudah clear (bersih),” ujarnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya