Berita

PM Jepang Shinzo Abe (jas abu-abu)/Net

Dunia

PM Abe: Jepang Tidak Akan Tingkatkan Kerja Sama Dengan China Hingga Laut China Timur Stabil

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 14:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang tidak akan meningkatkan kerja sama dengan China sebelum terciptanya stabilitas di Laut China Timur.

Demikian yang diungkapkan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada Perdana Menteri China Li Keqiang dalam pertemuan bilateral China-Jepang di sela-sela "The 8th Trilateral Summit Meeting Among the People's Republic of China, the Republic of Korea, and Japan" di Chengdu, pada Rabu (25/12).

Konflik di Laut China Timur sendiri sudah menjadi persoalan lama. China, Jepang, dan dua Korea sama-sama memiliki klaim atas wilayah tersebut. Namun, selain menegaskan untuk tidak meningkatkan kerja sama nyata, Abe juga mendesak Li untuk segera menghapus pembatasan impor pada produk makanan Jepang seperti yang dimuat Reuters.


Sementara itu, pertemuan trilateral antara China, Jepang, dan Korea Selatan yang dilakukan kemarin, Selasa (24/12) membahas sejumlah agenda seperti peningkatan kerja sama ekonomi, termasuk perdagangan bebas, hingga isu utama mengenai "hadiah Natal" Korea Utara.

Sebelumnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengancam akan memberikan Amerika Serikat sebuah "hadiah Natal" apabila pemerintahan Presiden AS Donald Trump tidak memberikan konsesi baru untuk melanjutkan negosiasi denuklirisasi.

Ada pun "hadiah Natal" yang disebutkan oleh Korea Utara diyakini adalah sebagai sebuah senjata yang pada awal bulan ini diuji coba di situs peluncuran roketnya.

Senjata tersebut diidentifikasi sebagai sebuah rudal balistik antarbenua yang mampu membawa hulu ledak nuklir hingga mencapai AS.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya