Berita

Polda Aceh amankan barang bukti BBM yang ditimbun/RMOL

Presisi

Polda Aceh Bongkar Penimbunan BBM Bersubsidi Oplosan

SELASA, 24 DESEMBER 2019 | 01:58 WIB | LAPORAN: AZHARI USMAN

Jajaran Subdit I Indagsi dan Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh berhasil membongkar lima lokasi penimbunan BBM bersubsidi di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Jumat (20/12).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Ery Apriyono mengungkapkan, penemuan lokasi tersebut berawal dari informasi warga yang disampaikan pada petugas. Berdasarkan informasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti BBM dan tiga orang pelaku.

“Awalnya kami menuju TKP (tempat kejadian perkara) pertama di lorong Meunasah Gampong Karieng, Mutiara Timur, Pidie. Di sana petugas mengamakan seorang tersangka berinisial M dan barang bukti BBM jenis premium 3000 liter, minyak tanah 1000 liter yang dimasukkan dalam drum dan jerigen,” ungkap Ery Apriyono pada wartawan di Banda Aceh, Senin (23/12).


Lanjut Ery, petugas kemudian melakukan pengungkapan di TKP kedua di Gampong Jumpoi Adan, Mutiara Timur, Pidie dan mengamankan seorang tersangka berinisial M dan barang bukti berupa 1 unit mobil pikap, premium 4000 liter, minyak tanah 430 liter dan solar 500 liter.

Kemudian, TKP ketiga di Gampong Meunasah Paru Cot, Bandar Baru, Pidie Jaya, petugas mengamankan seorang tersangka berisial SA dan barang bukti solar 3465 liter dan minyak tanah 420 liter.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan barang bukti premium sebanyak 3500 liter di Gampong Meunasah Yaman, Mutiara, Pidie, serta mengamankan solar sebanyak 90 liter di TKP kelima di di Gampong Meunasah Bineh Alue, Mutiara Timur, Pidie.

Dari hasil pemeriksaan awal, para pelaku mendapatkan BBM dari sumur-sumur ilegal di Aceh Timur dan mencampurkannya dengan BMM jenis premium dan solar yang dibeli dari SPBU-SPBU di kawasan Pidie dan Pidie Jaya.

“Mereka memberikan campuran pewarna untuk menghasilkan BBM seperti premium dan menjual pada kios-kios kecil atau penjual eceran di pinggir jalan. Atas temuan ini, kami imbau masyarakat untuk membeli BBM di tempat resmi,” harap Ery.

Saat ini, barang bukti dan para tersangka tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya