Berita

Aksi massa di depan Bawaslu Kab Sukabumi/RMOLJabar

Politik

Kental Aroma Nepotisme, Rekrutmen Panwascam Diprotes Masyarakat

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 17:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aroma nepotisme tercium cukup kuat dari hasil rekrutmen Panwascam di Kabupaten Sukabumi. Pasalnya ada banyak teman, saudara, dan mertua pimpinan Bawaslu Kabupaten Sukabumi yang lolos jadi anggota Panwascam.

Hal ini membuat masyarakat merasa jengah. Mereka pun lantas melakukan aksi protes di depan Kantor Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Senin (23/12).

“Banyak kejanggalan hasil rekrutmen di Bawaslu Kabupaten Sukabumi,” ujar Koordinator Aksi Kris Dwi Purnomo, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Proses rekrutmen seperti itu dianggap cukup masif. Bahkan, hampir 40 persen yang direkrut berdasarkan kekerabatan.

“Dari 141, hanya 35 orang lama yang lolos jadi Panwascam. Mereka tak mengindahkan imbauan Bawaslu RI terkait rekrutmen agar mengambil pengawas yang berpengalaman,” tegasnya.

Kris menilai, penegakan demokrasi di Kabupaten Sukabumi akan semakin sulit dengan masih kuatnya upaya nepotisme.

“Bagaimana bisa menegakan demokrasi di Kabupaten Sukabumi, kalau perekrutan awal saja seperti ini,” ungkapnya.

Dirinya pun meminta Komisioner Bawaslu Kabupaten Sukabumi untuk mundur. Selain itu, mereka akan melaporkan ke DKPP. Terutama mengenai perbuatan yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Sukabumi.

“Secepatnya (lapor) ke DKPP,” pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya