Berita

Ilustrasi Tren Belanja Online/Net

Bisnis

Data Google Indonesia, Belanja Online Dan Transaksi Digital Jadi Tren konsumen Sepanjang 2019

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Google Indonesia merilis tren pola konsumsi masyarakat dari berbagai industry.

Penelusuran yang dilakukan di mesin pencari Google Search, ditemukan peningkatan belanja online yang terjadi di kota-kota kecil.

Head of Large Customer Marketing Google Indonesia, Muriel Makarim, menyebut Google merangkum apa saja perubahan tren konsumen tahun ini.


"Ini tahun kedua kita keluarkan laporan ini. Laporan ini dibuat khusus untuk para industri dan brand. Dari platform kami Google Search dah pihak ketiga kita rangkum sedemikian rupa apa saja perubahan tren di konsumen Indonesia tahun ini," ujar Muriel Makarim, dalam temu media di Jakarta, Jumat (20/12) malam.

Adopsi e-money mengalami peningkatan yang cukup tajam. Masyarakat Indonesia terutama di kota-kota kecil kini mulai terbiasa menggunakan transaksi digital karena merasakan kemudahannya.

Google Search mencatat, orang mencari dompet digital naik tiga kali lipat. Bukan hanya permintaan dari konsumen yang meningkat, tetapi hal itu juga diimbangi dengan para produsen.

"Banyak merchant yang mencari bagaimana cara menggunakan OVO atau GoPay, mereka ingin menghadirkan layanan yang mempermudah transaksi customer mereka," kata Muriel.

Dengan kemudahan transaksi digital, maka berdampak juga pada peningkatan belanja online.

Tahun lalu, Muriel mengatakan, pengguna online meningkat di kota-kota kecil, sementara tahun ini bukan hanya penggunaan internet yang meningkat, tapi pengguna telah mulai berbelanja secara online.

Hal tersebut, menurut Muriel, disebabkan oleh pendapatan di kota-kota kecil yang mulai meningkat. Tidak hanya itu, investasi infrastruktur di luar Pulau Jawa juga semakin meningkat. Harga smartphone yang semakin terjangkau juga menjadi alasan selanjutnya belanja online semakin menjadi tren.

"Ada tiga industri yang paling dicari orang-orang di luar kota besar, yaitu kecantikan, travel dan gaming. Ini semua entertainment, karena mungkin pendapatan mereka sudah lebih besar," kata Muriel.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya