Berita

Ilustrasi TNI di Papua/Net

Pertahanan

Prajurit TNI Gugur Terserang Penyakit Malaria Saat Patroli Papua

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 04:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Serorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penegakkan Hukum (Satgasgakkum) TNI-Polri di Papua, Serda RM meninggal dunia, Jumat (20/12).

Ia wafat usai terserang penyakit malaria tropicana di wilayah hutan Distrik Ugimba, Intan Jaya, Papua saat sedang melakukan patroli dalam rangka operasi penegakan hukum mengenai keberadaan KKSB bersama dengan 12 rekannya.

Mereka melakukan penyisiran di wilayah hutan Distrik Ugimba, Intan Jaya, Papua Barat. Kondisi hutan Ugimba yang sangat lebat dan medan geografis yang berat menjadi tantangan bagi prajurit dalam pelaksanaan tugas menegakkan kedaulatan negara.


Serda RM dikenal sebagai salah seorang prajurit yang memiliki kemampuan fisik prima. Sehingga tidak jarang dalam pergerakannya, Serda RM selalu bergerak di depan sebagai pengintai.

Namun pada hari ke-5 tugas patroli di hutan, kondisi fisik RM mulai menurun karena penyakit malaria tropicana yang mengerogoti tubuhnya sejak beberapa bulan lalu.

Sekitar tiga hari lamanya, Serda RM bertahan melawan serangan malaria, sementara perjalanan harus tetap dilanjutkan. Seluruh beban ransel di punggungnya terpaksa harus dibawakan rekannya, sementara terbatasnya obat dan sarana kesehatan makin memperparah kondisinya.

Pada Jumat, sekitar pukul 08.00 WIT, Serda RM mengembuskan nafas terakhirnya di tengah-tengah kerumunan rekan seperjuangan.

Saat ini, pihak TNI melaksanakan proses evakuasi jenazah menggunakan Helly Bel 412 milik penerbad TNI AD. Jenazah akan dievakuasi ke RSUD Timika untuk perawatan dan autopsi.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya