Berita

Gua Tabuhan di Pacitan/Istimewa

Jaya Suprana

Konser Gua Tabuhan

JUMAT, 20 DESEMBER 2019 | 08:36 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

GUA Tham Luang menjadi popular di seantero jagad bumi berkat kisah pembebasan anak-anak sekolah yang tergabung dalam klub sepak bola remaja Thailand. Bersama pelatihnya, anak-anak tersebut terjebak di dalam gua Tham Luang ketika melakukan wisata-gua di kawasan utara Chiang Rai dekat perbatasan dengan Myanmar akibat banjir menutup jalur jalan ke luar gua.

Destinasi Wisata-Gua
Kesohoran gua Tham Luang menggungguli popularitas destinasi wisata-gua yang sudah terlebih dahulu tersohor. Seperti gua sungai Puerto-Princesa di Palawan, gua kunang-kunang Waitomo di Selandia Baru, gua Barton Creek sebagai petilasan makam kaum Maya di Belize, atau perbendaharaan ratusan gua di kawasan Phong Na di Vietnam.

Namun sebagai warga Indonesia, saya pribadi paling takjub kepada sebuah gua ajaib di bumi Indonesia yang disebut sebagai Gua Tabuhan.

Namun sebagai warga Indonesia, saya pribadi paling takjub kepada sebuah gua ajaib di bumi Indonesia yang disebut sebagai Gua Tabuhan.

Stalaktit-Stalagmit
Gua Tabuhan berada di Dusun Tabuhan, Desa Wereng, Kecamatan Punung, berjarak sekitar 40 km dari Kota Pacitan. Nama Tabuhan berasal dari kata tabuh yang berarti membunyikan alat musik pukul.

Setiba di Gua Tabuhan, para wisatawan harus melewati beberapa puluh anak tangga dan memasuki lubang gua yang besar bersuasana gelap dan lembap. Stalaktit dan stalagmitnya menghiasi interior Gua Tabuhan. Berjalan lebih ke dalam, kita dapat menyaksikan keajaiban Gua Tabuhan.

Di suatu ruang di dalam gua, para pemusik memainkan alunan musik gamelan Jawa diiringi kendang dengan memukul bebatuan stalaktit yang akibat saling beda bentuk maka masing-masing mengeluarkan bunyi nada yang saling beda satu dengan lainnya jika ditabuh.

Di dalam Gua Tabuhan, kita dapat menikmati pergelaran konser musik alam secara alamiah dalam makna yang sebenarnya.

Potensi Pariwisata

Apabila holistik didukung promosi dilengkapi kelengkapan infrastruktur seperti akses jalan raya, jalur penerbangan, hotel, dan rumah makan yang siap melayani para wistawan, dapat diyakini bahwa para wisatawan-alam penggemar wisata-gua akan berduyun-duyun datang dari dalam maupun luar negeri mengunjungi Gua Tabuhan.

Secara ganda, indera lihat para wisatawan mengagumi pesona keindahan interior
alam sebuah gua. Sementara indera dengar para wisatawan menikmati pergelaran konser musik gamelan dengan instrumen musik batu stalaktit yang ditabuh oleh para pemusik.

Gua Tabuhan siap menyajikan sajian perpaduan langka yaitu wisata-alam dan wisata-budaya khas Indonesia tiada dua di planet bumi ini.
 
Penulis adalah pembelajar peradaban dan kebudayaan dunia.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya