Berita

Razia pajak kendaraan ASN/Ist

Nusantara

Terjaring Razia, 26 Kendaraan ASN Jakut Tunggak Pajak Ratusan Juta

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 17:42 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Samsat Jakarta Utara bersama Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) menggelar razia kendaraan roda empat penunggak pajak di gedung parkir kantor Pemerintah Jakarta Utara.

Hasilnya, sebanyak 26 kendaraan roda empat milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara terjaring.

Kepala BBN-KB Samsat Jakarta Utara, Robert L. Tobing mengatakan, sebanyak 26 kendaraan roda empat tersebut terjaring secara door to door.


"26 kendaraan roda empat milik pegawai Pemkot Jakarta Utara ini dengan nilai pajak RP 126 juta," kata Robert di Jakarta Utara, Rabu (18/12).

Menurutnya, operasi secara door to door ini merupakan pola baru dalam proses penagihan penunggak pajak di sektor swasta maupun ASN.

"Dalam penagihan pajak, kami tidak memandang dari sektor swasta maupun sektor pemerintah. Artinya seluruh ASN juga menjadi target dalam door to door ini," tegasnya.

Guna memudahkan para ASN yang terjaring untuk membayar pajak kendaraannya, Samsat Jakarta Utara menyediakan bus keliling di Kantor Walikota Jakarta Utara.

"Bagi para ASN yang hari ini terjaring razia, diharapkan segera menyelesaikan proses pembayaran pajak kendaraannya di Bus Samling yang telah disediakan di Kantor Walikota Jakarta Utara," imbuhnya.

Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Yati Rochyati menambahkan, hasil razia tersebut bakal diumumkan oleh Walikota Jakarta Utara saat apel hari Senin mendatang.

"Razia door to door ini merupakan keinginan Bapak Walikota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko agar para pegawai tertib melakukan pembayaran pajak kendaraannya," tegasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya