Berita

Achmad Akbar Susamto/Net

Bisnis

Ekonom UGM: Neraca Dagang Tekor Karena Tidak Bisa Tingkatkan Ekspor

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 17:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Keuangan Sri Mulyani disentil Presiden Joko Widodo yang kesal lantaran neraca perdagangan dan transaksi berjalan tidak mencapai target alias tekor terus.

Biang kerok tekornya neraca perdagangan dan transaksi berjalan adalah akibat Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan pada periode awal Jokowi kerap melakukan impor secara ugal-ugalan.

Pakar ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Achmad Akbar Susamto mengamini pernyataan Presiden bahwa Indonesia kerap defisit dalam neraca dagang, namun dia tidak sependapat mengenai impor sebagai biang kerok turunnya neraca dagang.


"Bahwa kita tekor terus, betul. Tapi kalau dikatakan gara-gara doyan impor enggak terlalu tepat. Sebab sebenarnya, dalam beberapa tahun impor kita justru turun," ucapnya.

Adapun faktor utama neraca dagang kerap defisit akibat dari ekspor yang kurang ditingkatkan oleh pemerintah.

"Masalah utamanya karena kita enggak bisa meningkatkan ekspor," katanya.

Achmad Akbar Susamto memprediksi bahwa tahun depan Indonesia masih akan defisit dalam neraca dagang.

"Tahun depan kemungkinan tetap defisit meskipun nilai defisitnya lebih kecil. Masih sulit berharap bahwa nilai ekspor meningkat drastis tahun depan," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya