Berita

Peluncuran Kacific1/Net

Dunia

Singapura Luncurkan Satelit Terkuat Di Asia Pasifik

SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 12:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan broadband asal Singapura, Kacific Broadband Satellites Group berhasil meluncurkan satelit yang diberi nama Kacific1 ke luar angkasa dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida, AS, pada Senin (16/12) pukul 19.10 waktu setempat.

Kacific1 yang merupakan satelit komunikasi buatan Boeing ini dapat mengalirkan broadband berkecepatan tinggi ke-25 negara Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik. Setelah diluncurkan, Kacific 1 ditempatkan ke dalam orbit transfer geostrasioner dengan target 33 menit setelah pengapian awal.

"Kacific1 adalah satelit komersial terbaru dan paling kuat yang beroperasi di wilayah Asia Pasifik, menempatkan Kacific dalam posisi yang sangat baik untuk tumbuh bersama pasar-pasar ini," ujar pendiri dan CEO Kacific, Christian Patouraux seperti yang dimuat Scoop News.


Patouraux mengurai bahwa berbagai layanan akan diberikan, mulai dari mobile backhaul hingga internet broadband melalui terminal VSAT, akan memberikan katalisator untuk perubahan positif di negara-negara yang akan dilayani.

“Saya senang mulai melihat dampak sosial dan ekonomi Kacific1," tambahnya.

Kacific1 sendiri akan mencakup Indonesia, Filipina, Timor Leste, negara-negara Asia Selatan, Selandia Baru, dan Kepulauan Pasifik. Rencanya, Kacific1 akan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal pertama 2020 setelah melakukan serangkaian manuver dan uji coba selama enam pekan.

Dalam prosesi peluncuran, hadir pula lebih dari 160 tamu dari seluruh Asia Pasifik mulai dari penyedia layanan telekomunikasi, internet, lembaga pemerintah, regulator, organisasi nirlaba, universitas, hingga investor. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya