Berita

Oesman Sapta/Net

Politik

Kalau Ukurannya Publik, OSO Tidak Layak Lagi Jadi Ketua Umum Hanura

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Hanura akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih ketua umum periode mendatang. Sebagai forum tertinggi partai, Munas Hanura seyogyanya akan dilaksanakan pada Februari 2020.

Namun karena ada desakan permintaan dari banyak kader, maka Munas pun dipercepat dilaksanakan pada 17 sampai 19 Desember 2019.

Rencananya, 34 Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan 514 pimpinan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) akan menghadiri Munas Hanura yang diselenggarakan di Hotel Sultan Jakarta.


Dari informasi yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, mayoritas kader menginginkan agar petahana Oesman Sapta atau yang akrab disapa OSO kembali menjadi ketua umum.

Terkait hal itu, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidatullah Jakarta, Adi Prayitno menyampaikan analisisnya.

"Kalau betul aklamasi kepemimpinan, berarti Oso didukung semua kader dan pengurus. Itu ukuran politik sederhana," ujarnya, Senin (16/12).

"Meski Hanura tak lolos DPR, OSO tetap dicintai kadernya untuk terus pimpin Hanura. Ini kan realitas politik biasa," sambung Adi.

Saat ditanyakan alasan kader Hanura masih menginginkan OSO, Adi menjawab hanya pengurus dan kader Hanura yang tahu alasannya, dan tentunya sangat subjektif.

"Publik tak bisa menerka-nerka. Sebab, kalau menggunakan ukuran publik, partai tak lolos Senayan berarti ketumnya tak layak lanjut," tandas Adi menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya