Berita

Gubernur Anies diminta lebih kembangkan wisata halal dibanding izinkan DWP/Net

Politik

Daripada Izinkan DWP, Lebih Baik Pemprov DKI Kembangkan Wisata Halal

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 11:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Front Pembela Islam (FPI) mengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberi izin penyelenggaraan acara musik Djakarta Warehouse Project (DWP). Dalam pandangan FPI, ajang DWP mengandung kemaksiatan dibanding kemaslahatan.

FPI beranggapan dengan memberikan izin tersebut, secara tidak langsung Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah pro terhadap kegiatan maksiat.

"Sebagai ormas Islam yang konsen dan istiqomah dalam amar maruf nahi munkar, maka FPI perlu menyampaikan beberapa hal terkait kebijakan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang kami nilai pro kepada berkembangnya kemaksiatan, atau setidak-tidaknya memberikan pesan kepada publik sebagai kebijakan yang maksiat friendly," kritik FPI melalui keterangan tertulis yang ditandatangani Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) KH Sobri Lubis, Senin (16/12).


Atas dasar hal tersebut, FPI meminta kepada Gubernur Anies Baswedan untuk mengkaji ulang acara event musik tahunan tersebut. Dan mendesak untuk mencabut izin penyelenggaraan event DWP.

FPI kemudian menyarankan kepada Anies, daripada membuat acara maksiat seperti DWP lebih baik mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengembangkan wisata ramah umat beragama.

"(Kembangkan) wisata halal, wisata religi, wisata budaya, wisata sejarah yang sangat tersedia potensinya di Jakarta dan berbagai bentuk kegiatan yang bisa membangkitkan keimanan dan ketaqwaan manusia," jelasnya.

"Cerdas dan kreatiflah dalam membangun indeks kualitas manusia sekaligus perekonomian yang halal," tandasnya.

Untuk diketahui, ajang musik bergenre EDM atau Electronic Dance Musik terbesar se-Asia Tenggara, Djakarta Warehouse Project, baru saja usai digelar. DWP dilangsungkan tiga hari berturut-turut mulai Jumat (13/12) hingga Minggu (15/12) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya