Berita

Ketua DPP PAN Yandri Susanto/Net

Politik

Ketua DPP PAN: Gibran Diuntungkan Dengan Nama Besar Jokowi, Wajar, Anaknya!

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 08:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyebut nama besar Presiden Joko Widodo adalah sebuah keuntungan bagi Gibran. Namun, pemilihan semua tergantung dari masyarakat Solo.

Yandri menilai suara ada pada masyarakat Solo. Yang terpenting, menurutnya, apabila semua syarat telah terpenuhi maka setiap warga negara berhak maju sebagai calon kepada.

"Siapa pun warga Indonesia yang sudah memenuhi syarat untuk menjadi Walikota, Bupati, Gubernur, bahkan Presiden itu bebas saja, nggak ada perbedaan selama dia memenuhi persyaratan, termasuk anaknya Pak Jokowi. Selama dari sisi umur, parpol kemudian syarat yang lain, jika memenuhi syarat untuk berkompetisi nggak ada masalah, karena itu adalah hak warga negara," kata Yandri, Kamis (12/12).
 

 
Yandri yang juga Ketua Komisi VIII menyerahkan semua kepada masyarakat. Bila dikaitkan dengan nama besar Jokowi, itu berarti keuntungan bagi Gibran dan tidak bisa dihalang-halangi, karena keputusan ada di tangan masyarakat Solo.

"Semuanya kan tergantung masyarakat nanti, kalau masyarakat faktor Pak Jokowi itu ada dan positif yaitu keuntungan bagi Gibran, nggak bisa dihalang-halangi, yaitu namanya rakyat yang memilih rakyat Solo. Jadi sekali lagi kalau dia memenuhi syarat, nanti dia bertarung di lapangan. Kalau dia terpilih ya kita hormati," kata Yandri.

"Kalau dia diuntungkan oleh nama besar Pak Jokowi wajar dong, anaknya. Anak kandungnya Pak Jokowi wajar saja," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya