Berita

Mantan Wapres Jusuf Kalla (tengah) diapit Pemimpin Umum RMOLNetwork dan pendiri Moeslim Choice Teguh Santosa dan Usman Rizal/RMOL

Politik

Teguh Santosa: Moeslim Choice Menjadi Bagian Dalam Kesatuan Bangsa

JUMAT, 13 DESEMBER 2019 | 00:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pimpinan Umum RMOL Network yang ikut mendirikan Moeslim Choice, Teguh Santosa, turut memberikan sambutan dalam pergelaran "Moeslim Choice Award" kedua di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, Jakarta, Kamis (12/12).

Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan pentingnya seluruh rakyat Indonesia mempertahankan persatuan dan bergerak bersama untuk kemajuan bangsa.

"Tahun lalu ada tension yang terlihat di situ karena kurang satu tahun menjelang pemilihan umum dan Pilpres. Di ulang tahun kedua ini Pilpresnya sudah lewat. Cebong dan kampret sudah tidak ada lagi. Tadi lagu kebangsaan Indonesia Raya juga dinyanyikan dengan sangat bersemangat oleh kita semua," ujar Teguh dalam sambutannya.


Teguh mengingatkan, kesatuan bangsa harus tetap dijaga sebagai tanggung jawab bersama. Tidak hanya saat tahun politik semata, melainkan di masa mendatang.

"Moeslim Choice ini juga harus ada dalam bagian yang memperkuat itu semua," tambahnya.

Di akhir sambutannya  Teguh kembali mengingatkan untuk menguatkan fondasi dalam mempertahankan kesatuan bangsa.

"Kita harus menjadi bagian yang memperkuat fondasi kita, mempersatukan, mempertahankan kesatuan bangsa kita," pungkasnya.

Adapun Moeslim Choice Award kali ini mengusung tema 'Umat Bersatu, Negara Maju'. Acara ini dihadiri pula oleh pendiri Muslim Choice, Usman Rizal; mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, Kepala Bulog Budi Wasesa, serta tokoh politik dan tokoh keagamaan. (pie10)

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya