Berita

Ahmad Basarah/Net

Politik

Ketua PDIP: Pidato SBY Sesuai Realitas Pasca Pilpres

KAMIS, 12 DESEMBER 2019 | 13:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertajuk "Refleksi Pergantian Akhir Tahun 2019" turut menyinggung soal proses demokrasi Pemilu 2019.

SBY berpendapat, muncul iklim permusuhan pasca pemilu yang mesti segera dihentikan, guna mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut tidak disangkal Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah. Kata dia, apa yang disampaikan SBY sudah sesuai dengan realitas yang ada.


"Saya kira pandangan Pak SBY seusai dalam konteksnya kalau kita kaitkan dengan realitas yang terjadi sepanjang pemilu presiden kemarin," ujar Basarah di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12).

Wakil Ketua MPR RI ini mengibaratkan adanya residu demokrasi yang menjadi cikal bakal permusuhan, yakni maraknya penggunaan politik identitas.

"Residu di dalam proses demokrasi pemilihan presiden yang dilaksanakan tahun 2019 kemarin, yang mana residu itu menyangkut maraknya politik identitas yang digunakan oleh berbagai pihak di dalam kontestasi," jelasnya.

Basarah menyebut kondisi tersebut harus segera diselesaikan. Permusuhan dalam gelaran demokrasi sama sekali tidak bisa dibenarkan.

Menurutnya, perlu dibangun kesadaran bahwa pemilu adalah hajatan bersama yang harus dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai kebangsaan.

"Jika demokrasi mengabaikan kesetaraan di antara kita, demokrasi menolak perbedaan, maka sesungguhnya demokrasi langsung yang kita lakukan ini memberikan bencana," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya