Berita

Ketum Gerindra, Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo Sengaja Tunjuk Lima Jubir Biar Gerindra Tak Offside Bicara

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 04:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto baru-baru ini telah menunjuk lima kader sebagai Jurubicara Partai Gerindra. Penunjukan tersebut tak bisa dilepaskan dengan posisi Gerindra yang masuk ke dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf.

Demikian disampaikan oleh Director Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara. Keputusan Prabowo untuk berkoalisi dengan pemerintah harus diakui tak semuanya disetujui oleh kader.

Hal itu terlihat dengan beberapa kader parpol berlambang kepala garuda yang masih vokal mengritisi kebijakan pemerintah.


"Publik sering terdistorsi karena pernyataan yang kerap berbeda makna dan tujuan sebenarnya dari elite Gerindra. Padahal Gerindra sudah bukan lagi oposisi, tetapi koalisi dengan pemerintah," kata Igor Dirgantara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/12).

Adanya lima jubir ini juga sekaligus untuk 'menangkis' pernyataan-pernyataan beberapa kader yang mungkin berseberangan dengan pemerintah.

Kelimanya dipandang Prabowo lebih memahami kepentingan Gerindra saat ini.

"Mereka bisa dimaknai sebagai sumber resmi Gerindra agar tidak offside dalam memberikan keterangan," sambungnya.

Sebaliknya, ke lima jubir, yakni Sufmi Dasco Ahmad, Sugiono, Ahmad Riza Patria, Ahmad Muzani, dan Habiburokhman juga dianggap lebih akomodatif dan punya aksebilitas dari istana.

"Ini bagus karena di saat Gerindra sudah memutuskan berkoalisi dan bergabung ke dalam kabinet bersama pemerintah, sangat etis Gerindra menyuarakan sesuatu yang menjadi bangunan bersama terhadap pemerintahan Jokowi-Maruf Amin," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya