Berita

Yandri Susanto/Net

Politik

PAN Pasti Hindari Usung Mantan Koruptor Di Pilkada

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 18:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak akan mengusung calon kepala daerah (cakada) yang merupakan mantan narapidana dalam pilkada. Hal itu merujuk kepada PKPU 18/2019.

Pasal 3A ayat 3 dan 4 aturan tersebut menyarankan agar partai mengutamakan cakada yang bukan dari narapidana korupsi. Ketua DPP PAN Yandri Susanto memastikan partainya bakal mengikuti imbauan tersebut.

“Artinya kalau di daerah itu masih ada pilihan tentu kami akan menghindari calon narapidana dong," ujarnya di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/12).


Terkait PKPU 18/2019 yang tidak mencantumkan pelarangan bagi mantan narapida korupsi, menurut Yandri hal tersebut tidak masalah. Sebab, UU di atas aturan tersebut memang tidak menyebut mengenai pelarangan soal tersebut.

“Di UU 10/2016 tentang pilkada saya ikut nyusun, nggak ada pelarangan kalau orang sudah menjalani hukuman, dia menjadi masyarakat biasa," jelasnya.

Namun Yandri secara spesifik meminta agar mantan narapidana narkoba dan kejahatan seksual kepada anak dilarang untuk mencalonkan sebagai kepala daerah.

“Kalau bandar narkoba sama pedofil saya yang usulkan. Memang itu disebut dalam UU dalam satu pasal,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya