Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Nasdem Tidak Dukung PDIP Laporkan Rocky Gerung Ke Polisi

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 14:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Partai koalisi pemerintah, Nasdem memberikan pendapatnya perihal pernyataan Rocky Gerung yang menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memahami nilai-nilai Pancasila.

Diungkapkan oleh Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, pernyataan Rocky Gerung tidak penting untuk dikeluarkan. Menurutnya, yang terpenting adalah bukan paham atau tidaknya Jokowi terhadap Pancasila, namun komitmennya terhadap konstitusi dan ideologi negara yang telah menjadi kesepakatan bersama.

Sebagai anggota Komisi I DPR RI, Willi juga menilai, justru Jokowi telah mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila, hanya saja berbeda dengan yang dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya.


"Justru Pak Jokowi mempraktikan nilai-nilai Pancasila yang lebih membumi, baik dalam kepribadian dan kepemimpinan yang bisa menjadi teladan atau role model," ujarnya seperti yang dimuat situs resmi Partai Nasdem, Senin (9/12).

Sehingga, menurut Willy, pendapat Rocky Gerung yang menilai kebijakan Jokowi tidak Pancasilais adalah keliru karena tidak bisa dinilai dari kebijakan teknis semata.

"Itu tidak apple to apple. Apalagi kalau kebijakannya hasil bersama, tidak bisa dia hanya dituduhkan terhadap sosok presiden seorang. Soal amdal dan IMB itu turunan dari konstitusi, bukan turunan dari ideologi. Kalau dinilai bertentangan, lihat konstitusinya. Benar tidak dia bertentangan dengan konstitusi," jelas Willy.

Meski demikian, Willy tidak sependapat jika argumen dari Rocky Gerung dilaporkan ke polisi karena hanya akan memperkeruh suasana. Sebagai negara demokrasi, substansi pernyataan Rocky Gerung adalah hal yang biasa, tidak ada unsur hasutan atau hate speech.

"Gagasan dilawan dengan gagasan, pandangan dilawan dengan pandangan, pemikiran direspons dengan pemikiran," pungkas Willy.

Mantan anggota DPR dari Fraksi PDIP Henry Yosodiningrat resmi melaporkan pengamat politik Rocky Gerung ke Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (9/12).

Henry memperkarakan Rocky terkait pernyataanya yang menyebut Presiden Joko Widodo tidak paham dengan Pancasila.

"Saya mau melaporkan Rocky Gerung karena saya mendapatkan video rekaman dan transkrip dari rekaman dia waktu acara ILC yang terkahir itu," kata Henry di kantor Bareskrim.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya