Berita

Menhan Prabowo/Net

Politik

Prabowo: Korupsi Penyakit Bangsa Indonesia

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 14:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto  (Prabowo) bangga dengan informasi yang ia dapatkan bahwa Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan RI mendapat penghargaan bebas korupsi.

Dia berharap itu adalah prestasi yang nyata. Semangat antikorupsi harus senantiasa dipraktikkan karena itu juga merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Prabowo mengatakan korupsi adalah penyakit bangsa Indonesia dan ada di ranah yang tengah dia pimpin saat ini.

"Korupsi ini penyakit bangsa kita dan ada juga di dalam dunia pertahanan dan harus sama-sama saya berantas," kata Prabowo dalam pembukaan Indonesian Minister of Defence Cup, International Wheelchair Tennis 2019, di Lapangan Tenis Pusrehab, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (9/12).

"Korupsi ini penyakit bangsa kita dan ada juga di dalam dunia pertahanan dan harus sama-sama saya berantas," kata Prabowo dalam pembukaan Indonesian Minister of Defence Cup, International Wheelchair Tennis 2019, di Lapangan Tenis Pusrehab, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (9/12).

"Saya bertekad bekerja sekeras mungkin sesuai perintah Presiden kepada saya untuk memberantas korupsi di kalangan pertahanan," kata Prabowo lagi dengan penuh semangat.

Prabowo pun memperingatkan jajarannya agar menghindari korupsi. Untuk kalangan militer, pangkat yang diterima setiap prajurit ditegaskannya berasal dari rakyat. Bila kalangan militer terlibat korupsi, itu sama saja mengkhianati yang memberi pangkat.

"Semua bintang yang kita dapat dari ini, itu semua dari rakyat, bukan karena kau hebat, tapi karena rakyat percaya sama kau. Jangan sekali-sekali mengkhianati rakyatmu sendiri. Itu pesan saya. Selamat bekerja untuk Merah Putih," kata Prabowo.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya