Berita

Sandiaga Uno/Net

Bisnis

Sandi: Kok Indonesia Malah Jadi Pengimpor Produk Halal Terbesar?

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 09:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan cawapres 2019 Sandiaga Salahuddin Uno berharap Indonesia ke depan menjadi negara yang memproduksi produk-produk halal.

Sebagai negara muslim terbesar, Indonesia sudah saatnya menjadi pencetak produk halal lalu mengirimnya ke luar negeri. Bukan malah menjadi importir.

"Saya nggak mau menyalahkan siapa-siapa. Enggak menyalahkan pemerintah, nggak menyalahkan masyarakat. Tapi kok kita menjadi negara pengimpor terbesar produk-produk halal, kenapa kita tidak bisa memproduksi sendiri," kata Sandiaga, Jakarta, Minggu (8/12).


Untuk menuju ke arah tersebut, menurut Sandiaga, perlu didorong peran milenial agar mau mengambil resiko dan menjadi pelaku usaha sejak muda.

"Kita dorong, kita berikan melalui OK OC ini sebuah pendekatan di mana mereka mendapatkan pelatihan pendampingan, mereka dapat akses pada pasar dan permodalan," ujarnya.

"Kita melihat bahwa pasar halal kita bukan hanya di sertifikasi tapi justru bagaimana kita membangun satu supply chain dari produk- produk halal mulai dari pengusahanya sampai usul dari bahan bakunya pengepakannya pengemasannya logistik pasar sampai ke tangan para customer atau para pembeli," ujarnya.

Jakarta Halal Things, kata Sandiaga diharapkan bisa menghadirkan inovasi untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin heran mengapa Indonesia menjadi importer terbesar produk halal.

Bahkan, Indonesia kalah dari Brazil dan Australia selaku negara eksportir produk halal terbesar. Kedua negara tersebut jumlah penduduk Islam-nya jauh lebih sedikit daripada Indonesia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya