Berita

Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Tiga Alasan PKB Sreg Dukung Sulung Jokowi Di Pilwalkot Solo

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 08:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung penuh pencalonan Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Kota Solo 2019.

PKB merasa pencalonan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bukan hanya kehendak segelintir elite politik di daerah maupun nasional, melainkan telah menjelma menjadi keinginan mayoritas warga Solo.

"PKB sebagai partai politik tentu berkewajiban mendukung penuh keinginan mayoritas masyarakat. Dalam pandangan kami sejak awal, Gibran layak memimpin Solo," ujar Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Faisol Riza, Senin (9/12).


Menurut Faisol, ada beberapa poin alasan PKB jatuh hati kepada Gibran. Pertama, suami Silvi Ananda itu masih muda. Artinya, memiliki tenaga untuk melakukan blusukan sampai ke desa-desa.

"Gibran bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Bukan asal terima masukkan dari bawahan," tuturnya.

Kedua, lanjut Faisol, Gibran memiliki pengalaman memimpin. Sebab, dia merupakan seorang pengusaha Indonesia.

Sejak Desember 2010, Gibran juga telah membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari. Ia juga merupakan pendiri perusahaan kuliner martabak Markobar.

"Jadi kalau ada yang meragukan kemampuan Gibran memimpin sesungguhnya belum mengenal siapa Gibran. Tak mungkin usahanya berkembang pesat kalau dia tidak memiliki kemampuan mempin dan memenej," ucapnya.

Ketiga, kata Faisol, Gibran tak pernah memanfaatkan kekuasaan ayahnya untuk memperluas usahanya. Dengan usaha sendiri perusahaannya di bangun.

“Yang artinya kecil kemungkinan Gibran menggunakan kekuasaan untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya