Berita

Gangaramaya/Net

Jaya Suprana

Borobudur Gangaramaya

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 07:08 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MAYORITAS warga Sri Lanka adalah umat Buddha aliran Theravada. Namun Gangramaya sebagai kuil Buddha paling terkemuka Sri Lanka di danau Beira, Kolombo secara kultural menampilkan suasana Theravada sekaligus Mahayana.

Kuan Im

Pengaruh kebudayaan Buddhisme China melebur dengan Buddhisme India, Thailand, Myanmar, Tibet, Indonesia dan tentu saja Sri Lanka sendiri, menghadirkan suasana globalisme pada kuil Gangaramaya yang dibangun secara bertahap sejak abad XIX.


Patung dewi Kuan Im dan para penjaga swargaloka Buddhisme China tampak pada gerbang utama kuil Gangaramaya yang secara keseluruhan terdiri dari bangunan gedung Vihara, Cetiva, Mandiraya, pohon Bodhi, Kamar Relik, museum, perpustakaan, Seema Malaka, Pirivena.

Di Kamar Relik terdapat sumbangsih relik Buddha dari umat Buddha di Chitagong, Bangladesh sebagai sebuah negara dengan mayoritas umat Islam. Selasar meditasi Seema Malaka dibangun atas donasi masyarakat Muslim.

Borobudur


Di masa kini Gangaramaya juga merupakan pusat kemanusiaan meliputi asrama lansia, asrama yatim piatu, pusat pendidikan vokasional.

Para anggota Yayasan Gangramaya aktif menebar Dhamma di mancanegara dengan mendirikan kuil dan pusat pendidikan Buddishme di Staten Island, New York, Tanzania dan lain-lain.

Namun bagi saya sebagai warga Indonesia, yang paling menggetar sukma pada kuil Gangaramaya tentu saja adalah kawasan Borobudur yang secara khusus menampilkan replika patung-patung Buddha dan stupa-stupa candi Borobudur bersemayam rancak vertikal delapan susun sebagai tribut penghormatan bagi candi Borobudur sebagai monumen terbesar Buddhisme di planet bumi ini.

Menyimak fakta bahwa masyarakat Sri Lanka sedemikian menghayati keagungan candi Borobodur, maka apabila Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dapat menghadirkan penerbangan langsung Kolombo-Yogyakarta dapat diharapkan berduyun-duyun warga Sri Lanka melakukan wisata-religi mengunjungi candi Borobudur.

Penulis adalah pembelajar kebudayaan dan peradaban dunia

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya