Berita

Peneliti CSIS, Arya Fernandes (tengah)/RMOL

Politik

Arya Fernandes: Pilkada Langsung Adalah Sumber Rekrutmen Politik

MINGGU, 08 DESEMBER 2019 | 17:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Belakangan wacana pengembalian pemilihan kepala daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mencuat ke publik.

Merespons hal itu, peneliti CSIS, Arya Fernandes berpandangan bahwa pengembalian pelaksanaan Pilkada kepada DPRD akan menutup kran lahirnya inovator politik dari masyarakat.

"Karena selama ini Pilkada langsung menjadi salah satu sumber rekuitmen politik," ujar Arya Fernandes di Hotel Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta, Minggu (8/12).


Ketika Pilkada digelar secara langsung, maka hasil pemilihannya pun akan dikembalikan kepada rakyat. Baik buruknya seorang pemimpin akan tergantung dari pilihan masyarakat.

Salah satu bukti rekrutmen yang bagus adalah karier Joko Widodo. Kata Arya, Jokowi memulai karier politiknya ketika didukung PDI Perjuangan sejak dari Solo hingga menjadi Presiden dua periode.

"Pilkada langsung sejak 2005 menjadi sumber rekruitmen politik di tingkat nasional, Pak Jokowi misalnya dari Pilkada Solo, Jakarta sampai menjadi presiden," jelasnya.

Begitu juga soal partisipasi publik. Ia menjelaskan, Pilkada langsung dari masa ke masa menunjukkan tren partisipasi masyarakat yang positif.

"Kita lihat dari parstisipasi rata-rata, pasrtisipasi di 2018 itu sebesar 73 persen nah partisipasi itu lebih tinggi daripada Pilpres 2009 dan Pilpres 2014," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya