Berita

Garuda Indonesia/Net

Politik

Demi Garuda, Mohon Tahan Diri Beri Pernyataan Soal Kasus Ari Askhara

MINGGU, 08 DESEMBER 2019 | 10:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dugaan penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda berujung pada pemecatan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia.

Pemecatan dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu.

Menanggapi pencopotan bosnya itu, para pegawai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bersepakat menghormati keputusan yang diambil oleh Menteri Erick.


Hal itu sebagaimana tertuang dalam pernyataan sikap yang diteken sejumlah serikat pekerja yang tergabung dalam Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi).

“Kami sangat menghormati langkah dari Menteri BUMN dalam menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini,” tegas pernyataan sikap tersebut, pada Sabtu (7/12).

Mereka juga meminta semua pihak menahan diri dalam memberikan pernyataan tentang kasus Ari Askhara. Sebab, pernyataan itu berpotensi merugikan perusahaan.

Di satu sisi, para bekerja komitmen untuk tetao bekerja secara profesional demi menjaga kelancaran operasional penerbangan.

“Kami selalu mengutamakan safety dan pelayanan yang terbaik,” tegas pernyataan sikap yang diteken oleh Ketum Sekarga Ahmad Irfan, Presiden APG Capt Bintang Hardiono, dan Ketum Ikagi Achmad Haeruman itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya