Berita

Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Arief Poyuono Tak Ingin Jokowi Ditipu Dan Dikudeta

MINGGU, 08 DESEMBER 2019 | 09:02 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mendengar kabar yang mengatakan dirinya dianggap kerap “off side” oleh teman-temannya di Partai Gerindra.

Karena itulah akhirnya Partai Gerindra menunjuk lima orang sebagai jurubicara khusus yang bertugas mengamankan berbagai serangan terhadap pemerintah, termasuk serangan terhadap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Kelima jubirsus juga diharapkan bisa menjelaskan dan mengkampanyekan pada publik berbagai program pemerintahan Joko Widodo


Tudingan yang didengar Arief Poyuono ini dinilainya berlebihan, dan bentuk kekhawatiran yang tidak masuk akal.

“Ini membuat saya mau muntah dan buang air besar ya. Padahal saya ini cuma seorang buruh yang cuma bisa manggul karung,” ujarnya ringan menjawab tudingan itu.

Hubungan Arief Poyuono dengan Jokowi dan Prabowo memang unik. Dia akrab dengan kedua tokoh itu, namun di saat bersamaan, dia juga tidak sungkan untuk mengkritik kebijakan pemerintah.  

“Saya selama ini banyak menyuarakan suara rakyat karena untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan Prabowo atau pun Gerindra. Sebab Prabowo dan Gerindra itu corongnya rakyat dan selalu jadi harapan rakyat Indonesia untuk hidup lebih layak di negeri sendiri,” katanya diplomatis dan filosofis.

Dia juga mengatakan, dirinya tidak punya darah kacung neolib atau kacung pemerintah serta kacung pemimpin rakyat palsu yang bisa tidur nyenyak ketika rakyat ditindas dan dirampas haknya.

“Mohon maaf aja ya. Saya akan selalu bersama rakyat untuk terus mengkritisi Kang Mas Joko Widodo pemimpin rakyat sejati agar jangan sampai ditipu dan dikudeta nanti alias dilengserkan kayak Suharto dari orang-orang dalamnya,” demikian Arief Poyuono.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya