Berita

Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) menggelar Pra PON Kejuaraan Bridge Nasional 2019 di Museum Bank Indonesia/Ist

Olahraga

PB GABSI Gelar Pra PON Meski Bridge Belum Pasti Ikut PON XX Di Papua

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 04:15 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Meski belum ada kepastian keikutsertaan olahraga bridge dalam PON XX di Papua, Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) menggelar Pra PON Kejuaraan Bridge Nasional 2019 di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat.

Ketua Umum PB GABSI, Miranda Swaray Gultom mengatakan, pihaknya tetap melaksanakan Pra PON pada 5-9 Desember yang dilanjutkan dengan Kejurnas pada tanggal 10-14 Desember 2019.

"Kami mengharapkan dengan diadakannya Pra PON, bila jadi dipertandingkan, maka kami sudah siap. Jadi, siapa atlet bridge sudah diseleksi untuk mewakili provinsinya masing-masing," kata Miranda kepada wartawan, Jumat (6/11).


Menurut Miranda, selama ini olahraga bridge selalu diikutsertakan pada PON, Sea Games, bahkan Asian Games. Namun, menurut panitia di Papua, alasan tidak dimasukkannya bridge lantaran venue yang belum siap serta kesulitan transportasi dari Jayapura ke beberapa venue.

"Selain itu, sebagai tuan rumah, Papua belum mempunyai atlet yang berprestasi di cabang tersebut," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KONI,  Ade Lukman yang juga hadir saat acara pembukaan mengatakan, pihaknya masih memperjuangkan agar bridge bisa dipertandingkan pada PON XX.

"Olahraga bridge merupakan olahraga yang berpotensi untuk mempersembahkan medali emas, baik di single event maupun multi-event. Selain itu PB GABSI sudah melakukan pembinaan dari bawah. Kami optimis bridge menjadi salah satu cabor yang konsisten melakukan kegiatan-kegiatan di level lokal sampai internasional," paparnya.

"Tahun 2020, akan ada kejuaraan dunia bridge. Kami juga akan kirim atlet ke sana," timpal Miranda.

Purba Robert Mangapul Sianipar dalam laporannya menjelaskan, pertandingan Pra PON dan Kejurnas ini akan mempertandikan nomor perseorangan maupun beregu yang diikuti sekitar 41 regu dari 20 provinsi.

"Kami masih menunggu kepastian apakah bridge akan dipertandingkan di PON XX. Tentunya kami berharap, pihak-pihak terkait bisa mendorong hal tersebut," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya